Belajar Bersama dan Berbagi Cerita
Pembelajaran Berbasis TIK (PembaTIK) 2024
Translate
Minggu, 29 Desember 2024
Minggu, 27 Oktober 2024
Tugas Akhir Level 4 Pembatik Tahun 2024 : Tahap Berbagi dan Berkolaborasi
Berbagi Belajar Bersama Komunitas Belajar Sekolah
Kegiatan berbagi belajar bersama ini dilakukan pada 25 Oktober 2024 pukul 13.00-15.30 secara tatap muka sebagai rangkaian kegiatan komunitas belajar dan bekerja sama dengan saya selaku sahabat pembatik Kalimantan Barat tahun 2024. Kegiatan ini diusung dengan tema "Pemanfaatan Artificial Intelegence (AI) untuk pembelajaran di Sekolah Dasar". Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan staf yang ada di SD Negeri 17 Kecamatan Pontianak Kota. Artificial Intelegence (AI) atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan kecerdasan buatan menjadi suatu bahasan yang menarik dewasa ini, mengingat gempuran teknologi yang terus menerus menyasar semua aspek kehidupan tanpa kecuali aspek pendidikan.
Berikut dokumentasi kegiatan berbagi bersama komunitas belajar yang ada di SD Negeri 17 Kecamatan Pontianak Kota.
Link Kelengkapan Dokumentasi Berbagi dengan Kombel 25 Oktober 2024
Berbagi Bersama dan Berkolaborasi Sahabat Pembatik Kalimantan Barat 2024
Kegiatan ini telah dilaksanakan pada 23 Oktober 2024 secara tatap maya (daring) melalui aplikasi tatap maya. Kegiatan ini mengusung tema "Inovasi Pembelajaran Digital sebagai Wujud Imlementasi Kurikulum Merdeka" dilaksanakan pada Rabu, 23 Oktober 2024 pukul 15.00-17.00. Kegiatan ini difasilitasi oleh Komunitas Belajar Sahabat Pembatik Kalimantan Barat.
Kegiatan ini merupakan sarana belajar berbagi bersama pada sahabat teknologi, khususnya yang ada di Kalimantan Barat. Saya sebagai salah satu sahabat teknologi Kalimantan Barat mengangkat subtema "Pemanfaatan AI dalam pengembangan Bahan Ajar di Sekolah". Fokus AI yang digunakan dalam subtema ini adalah pemanfaatan Gamma dalam membuat salindia presentasi pembelajaran.
Kegiatan diikuti dengan antusias peserta dalam ruang tatap maya. Adapun dokumentasi dari kegiatan Webinar tersebut dapat dilihat pada keterangan berikut ini.
Selasa, 15 Oktober 2024
Fitur PMM : Menu Pelatihan Mandiri untuk Mengembangkan Kompetensi Pendidik
Implementasi suatu kurikulum baru tentu tidak mungkin dapat dilaksanakan dalam waktu yang instan, butuh proses yang panjang bagi guru untuk bisa belajar mengadopsi, mengadaptasi dan menerapkan ke satuan kerjanya masing-masing. Maka dari itu, sebagai suatu terobosan dari Kemendikbud dalam menyikapi perkembangan zaman yang ada, Kemendikbud telah meluncurkan Platform Merdeka Mengajar (PMM) memiliki fungsi sebagai wahana atau sarana berkolaborasi dan belajar bersama antar guru di Indonesia.
Pengembangan konten pendidikan
ini diharapkan dapat meningkatkan pengalaman belajar siswa sekaligus membantu
guru dalam melakukan pendekatan baru dalam pembelajaran. Adanya integrasi TIK
membantu memecah batas-batas ruang yang ada di tengah masyarakat saai ini.
Alur pemanfaatan menu pelatihan
mandiri dapat dimulai dengan masuk ke dalam aplikasi PMM. PMM dapat diakses
melalui gawai guru masing-masing atau juga dapat melalui laman https://guru.kemdikbud.go.id/.
Untuk masuk ke dalam PMM dan mengakses beragam menu didalamnya, guru wajib
memiliki dan menggunakan akun belajar.id sesuai dengan data yang sudah
ditentukan dari dapodik bagi guru. Setelah sampai di beranda PMM, akan terdapat
beberapa pilihan seperti pelatihan mandiri, komunitas, dan lainnya.
Ketika kita masuk ke menu pilihan menu pelatihan mandiri, terdapat beberapa pilihan topik belajar mandiri yang dapat dipilih oleh guru. Selanjutnya, guru dapat memilih salah satu topik tersebut dan mempelajari beragam modul yang ada didalamnya. Di dalam modul terdapat daftar materi berupa aktivitas, cerita reflektif dan diakhiri dengan post-test diakhir modul.
Saat guru sudah selesai memelajari modul pelatihan, maka guru dapat merancang dan melakukan aksi nyata di masing-masing satuan Pendidikan. Dengan mengumpulkan aksi nyata, guru berkesempatan untuk memperoleh sertifikat. Selain bermanfaat untuk menambah wawasan sekaligus dalam rangka pengembangan diri, manfaat lainnya juga dapat digunakan sebagai salah satu bukti dukung kompetensi di rencana hasil kerja (RHK) pada fitur pengelolaan kinerja di PMM.
-
I mplementasi suatu kurikulum baru tentu tidak mungkin dapat dilaksanakan dalam waktu yang instan, butuh proses yang panjang bagi guru untuk...










